RADAR24.co.id – Ribuan buruh yang memadati kawasan Monumen Nasional (Monas) dalam peringatan Hari Buruh Internasional, Jumat (1/5/2026), menyampaikan sejumlah tuntutan utama kepada pemerintah. Aspirasi tersebut langsung didengarkan dan ditanggapi oleh Presiden Prabowo Subianto yang hadir langsung di lokasi.
Berikut adalah daftar tuntutan yang diajukan oleh konfederasi serikat pekerja:
1. Penghapusan sistem alih daya (outsourcing) yang dinilai merugikan dan tidak memberikan kepastian kerja.
2. Pembentukan Satgas PHK untuk mencegah pemutusan hubungan kerja secara sepihak dan melindungi hak pekerja.
3. Penetapan upah minimum yang layak dan sesuai dengan kebutuhan hidup layak (KHL).
4. Penyusunan UU Ketenagakerjaan baru yang lebih berpihak pada buruh sesuai putusan Mahkamah Konstitusi.
5. Segera mengesahkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT).
6. Pengesahan RUU Perampasan Aset sebagai upaya pemberantasan korupsi dan pengembalian kekayaan negara.
Tanggapan Langsung Presiden Prabowo
Mendengar berbagai aspirasi tersebut, Prabowo memberikan jawaban tegas dan menjanjikan langkah nyata. Ia mengakui bahwa dukungan buruh sangat besar dalam kemenangannya, sehingga ia merasa berkewajiban menjadi “Presidennya Buruh”.
Berikut adalah poin-poin jawaban dan janji yang disampaikan:
– Soal Outsourcing: Prabowo memerintahkan pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional yang akan mencari solusi konkret untuk mengkaji dan mengurangi praktik outsourcing yang tidak adil.
– Soal PHK: Ia menyetujui pembentukan Satgas PHK agar tidak ada lagi pekerja yang dipecat sembarangan tanpa perlindungan hukum.
– Soal RUU PPRT: Presiden menargetkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga akan segera dibahas dan disahkan oleh DPR dalam waktu sekitar 3 bulan ke depan.
– Soal RUU Perampasan Aset: Prabowo menyatakan dukungan penuh terhadap pengesahan undang-undang ini. “Sudah nyolong, nggak mau kembalikan aset? Itu tidak bisa diterima,” tegasnya.
– Kesejahteraan Lainnya: Selain itu, ia juga menyinggung rencana pembangunan rumah subsidi, fasilitas daycare di kawasan industri, serta akses kredit dengan bunga rendah maksimal 5% per tahun untuk membantu ekonomi buruh.
“Jangan khawatir, saya di sini untuk mendengarkan dan berjuang bersama kalian. Negara akan hadir melindungi hak-hak pekerja,” pungkas Prabowo di hadapan massa yang bersorak antusias.



