RADAR24.co.id  – Wakil Menteri Sosial RI Agus Jabo Priyono melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, pada Kamis (11 Juni 2026). Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka penyerahan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) melalui Sentra Handayani Jakarta senilai Rp1.036.411.418, sekaligus memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30.

Wamen Sosial menyampaikan rasa syukurnya dapat hadir di tengah masyarakat Pringsewu. Ia menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kolaborasi antara pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial dan pemerintah daerah, guna memuliakan warga kurang mampu agar dapat hidup sejahtera, baik saat ini maupun di masa mendatang.

“Pemerintah berkomitmen menyejahterakan seluruh rakyat melalui berbagai program, salah satunya Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini bertujuan memenuhi kebutuhan gizi anak, balita, ibu hamil dan menyusui untuk mencegah stunting serta mendukung tumbuh kembang. Ke depannya, kami juga berupaya agar para lansia turut merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Ia juga menyinggung program lain seperti Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk memperkuat ekonomi kerakyatan serta mewujudkan kedaulatan pangan. Terkait Sekolah Rakyat—program pendidikan gratis berasrama bagi anak keluarga prasejahtera—Wamen Sosial berharap Pringsewu dapat segera memiliki fasilitas tersebut setelah lahan disiapkan.

Data Kesejahteraan dan Bantuan Sosial di Pringsewu

Sementara itu, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menyampaikan data terbaru berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) 2026. Jumlah penduduk kabupaten ini tercatat 451.586 jiwa atau 144.262 Kepala Keluarga (KK), dengan 241.740 jiwa (73.879 KK) masuk kategori desil 1 hingga 5.

Hingga Triwulan I 2026, penyaluran bantuan sosial dari APBN mencapai Rp50.559.859.000, yang meliputi:

– Program Keluarga Harapan (PKH) untuk 16.552 Keluarga Penerima Manfaat (KPM)

– Bantuan Sembako untuk 32.173 KPM

– Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) untuk 441 penerima

– Bantuan Iuran JKN (PBI APBN) untuk 171.853 jiwa

Khusus program ATENSI pada 2026, cakupannya diperluas hingga menjangkau 1.000 penerima manfaat dengan nilai mencapai Rp1 miliar. Bantuan ini tidak hanya berupa pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga pemberdayaan seperti sarana usaha bagi penyandang disabilitas dan modal usaha. Terdapat pula Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi untuk mendorong kemandirian ekonomi agar penerima dapat lepas dari ketergantungan bantuan dalam waktu 12 bulan.

Penurunan Kemiskinan dan Pengembangan Ekonomi Lokal

Bupati menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam menurunkan angka kemiskinan. Berdasarkan data BPS, tingkat kemiskinan di Pringsewu menunjukkan tren positif, turun dari 8,32% pada 2024 menjadi 7,6% pada akhir 2025. Capaian ini menempatkan Pringsewu sebagai kabupaten dengan penurunan kemiskinan terbaik kedua di Lampung, hasil sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

Pemerintah daerah juga mengembangkan hilirisasi komoditas singkong menjadi tepung Mocaf, alternatif sehat pengganti tepung terigu. Produk ini telah dimanfaatkan oleh sejumlah penerima bantuan sebagai bahan baku usaha kue, mi, dan olahan lainnya.

Terkait Sekolah Rakyat, pada 2025 Pringsewu telah mengirimkan 8 siswa untuk mengikuti program sejenis di tingkat provinsi, dengan dukungan pemberdayaan ekonomi bagi orang tua mereka. Saat ini, pemerintah daerah sedang mengupayakan hibah lahan seluas 5 hektare milik Pemprov Lampung untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Pringsewu.

“Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, kami berharap dukungan pusat, terutama penambahan kuota PBI APBN dan penguatan program pemberdayaan. Semoga kerja sama ini terus berlanjut demi kesejahteraan masyarakat,” harap Bupati.

Dukungan Ekonomi Lokal dan Penutup

Kepala Sentra Handayani Jakarta Hisyam Cholil menegaskan bahwa program ATENSI berperan memperkuat jaring pengaman sosial sekaligus mendorong kemandirian. Ia menyampaikan bahwa sebagian besar kebutuhan bantuan dibelanjakan langsung di Pringsewu untuk mendorong perputaran ekonomi daerah.

“Kolaborasi ini bukan hanya wujud kepedulian, tetapi komitmen bersama membangun masyarakat yang sejahtera, inklusif, dan berdaya,” tegasnya.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila, Wakil Ketua I DPRD Bambang Kurniawan, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Sekda Pringsewu, serta jajaran forkopimda. Dalam kesempatan itu, Wamen Sosial juga meninjau kegiatan membatik para lansia, memantau penyaluran bantuan, serta berdialog dengan tenaga PPPK Kemensos yang bertugas di wilayah tersebut. (Syamsul Rizal).