RADAR24.co.id — Aksi pentas sejumlah seniman yang menolak keterlibatan Didit Hediprasetyo atau Didit Prabowo dalam ARTJOG 2026 berujung ricuh, Jumat (19/6/2026) petang. Salah seorang performer, Ayik, mengaku mengalami pemukulan oleh petugas keamanan saat pertunjukan berlangsung.

“Pas sesi waktu pentas akhirnya ditangkap, terjadi beberapa pemukulan,” kata Ayik.

Menurut Ayik, pertunjukan tersebut merupakan bagian dari ekspresi artistik yang merespons keterlibatan Didit Foundation sebagai salah satu pendukung ARTJOG tahun ini.

Ia mengaku resah dengan kerja sama tersebut mengingat Didit merupakan putra Presiden Prabowo Subianto.

Juru bicara Ayik, Agam, menyebut tindakan aparat keamanan berlebihan. Ia mengaku sejumlah peserta aksi mengalami pemukulan, dicaci-maki hingga diseret.

“Kalau ekspresi itu dibiarkan saja, tidak akan terjadi apa-apa. Kami hanya mengekspresikan apa yang kami tahu dan kami pahami,” ujarnya.

Menurut Agam, persoalan bukan pada sosok Didit sebagai penikmat seni, melainkan munculnya identitas Didit Foundation sebagai pendukung pendanaan ARTJOG.

Hal itu memunculkan pertanyaan mengenai transparansi sumber pembiayaan festival seni tersebut.

Di tengah polemik yang berkembang, Program Director ARTJOG, Gading Paksi, menyampaikan permintaan maaf kepada Ayik atas insiden yang terjadi.

“Saya tadi bicara dengan Mas Ayik yang menjadi korban pemukulan hari ini. Yang pertama saya minta maaf karena hal ini harus terjadi kepada mereka,” ujar Paksi.

ARTJOG mengaku masih mendalami kronologi dengan meminta keterangan dari seluruh tim dan petugas keamanan.

Paksi juga memastikan kritik terhadap keterlibatan Didit Foundation akan menjadi bahan evaluasi penyelenggara, termasuk dalam menentukan sponsor pada penyelenggaraan berikutnya.

“Pasti ini akan jadi bahan pembicaraan kami. Bagaimana kami akan menyebarkan proposal kami ke korporasi-korporasi mana saja,” katanya.

Nama Didit Foundation sendiri telah dihapus dari laman dan sejumlah materi publikasi ARTJOG. Namun hingga kini, penyelenggara belum memastikan apakah kerja sama dengan yayasan tersebut benar-benar telah berakhir.