RADAR24.co.id – Kredibilitas badan pengawas pemilu (Bawaslu) kabupaten lampung tengah kian menjadi sorotan, pasalnya, Kantor Bawaslu lampung tengah dinilai jauh dari pusat administrasi atau kordinasi antar Forum Komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) lampung tengah.
Ketua perkumpulan gerakan kebangsaan (PGK) lampung tengah, hefki Aburizal menilai, lokasi kantor Bawaslu yang terlalu jauh dari pusat pemerintah akan menjadi preseden buruk bagi kepemiluan kedepan karena masih banyak lokasi strategis yang layak dijangkau bagi Bawaslu itu sendiri “Iya kita bicara kinerja, Bawaslu kan ada bagian penegakkan hukum terpadu (Gakkumdu) tentu ini menjadi kesulitan tersendiri bagi Bawaslu, karena lokasi strategis di gunung sugih saja masih banyak” Ungkapnya. (Senin, 6 Juli 2026)
Hefki juga menambahkan bahwa, pimpinan Bawaslu lampung tengah tidak berkomunikasi intens dengan pemerintah, dan justru akan jadi blunder kalau lokasinya jauh dari pusat ibukota “Pimpinan Bawaslu lampung tengah atau bagian sekretariat harus cermat dan berkomunikasi, jangan sampai hanye karena persoalan lokasi kantor yang tidak strategis justru akan mengganggu kinerja Bawaslu itu sendiri” Tututpnya.
Kepala Badan kesatuan politik (Kebangpol) lampung tengah, Daniel mengatakan, pihaknya tidak pernah diajak berkomunikasi mengenai letak kantor Bawaslu lampung tengah “iya sampai hari ini belum ada, nanti coba ditanyakan ya” Tegas Daniel.
Daniel juga berharap agar Bawaslu lampung tengah berkoordinasi dengan pihak terkait agar komunikasi kedepan berjalan dengan efektif “ya harapannya bisa berkolaborasi dengan pemerintah ya, karena Bawaslu juga kan gimanapun juga mendapatkan Hibah termasik melalui APBD” Tutupnya.



