Kategori: Opini

17 September 2025

Sejak 1998, reformasi politik Indonesia berjalan di atas optimisme: partai politik diharapkan menjadi wadah demokrasi, kanal aspirasi rakyat, sekaligus benteng terhadap kembalinya otoritarianisme. Namun, dua dekade kemudian, di era Presiden Joko Widodo, optimisme itu kian pudar. Demokrasi yang kita banggakan justru perlahan-lahan keropos dari dalam, dengan partai politik sebagai korban paling nyata. Jokowi kerap dipuji […]